function wpversion_remove_version() { return ''; } add_filter('the_generator', 'wpversion_remove_version'); Warna-Warni Keindahan Karya Seni di Art Jog - RAMA MURTABA
Art Jog
Jalan

Warna-Warni Keindahan Karya Seni di Art Jog

on
17 Juni 2018
Art Jog

Penampilan Luar Dekorasi Art Jog 2018 | Sumber : jajakarama.com

Penikmat seni mungkin sudah tidak asing lagi dengan event tahunan yang diselenggarakan di Kota Yogyakarta ini. Event yang terdiri dari festival, pameran dan pasar seni rupa kontemporer yang pada awalnya dilaksanakan di Taman Budaya Yogyakarta. Acara seni tahunan ini pertama kali diadakan pada tahun 2008 dengan nama Jogja Art Fair yang merupakan rangkaian acara Festival Kesenian Yogyakarta XX. Tapi, pada tahun 2009, Jogja Art Fair memisahkan diri dari Festival Kesenian Yogyakarta dan pada tahun 2010 mengubah namanya menjadi Art Jog yang diselenggarakan oleh Heri Pemad Art Management. (Kunjungi juga : http://artjog.co.id/)

Konsisten hingga saat ini

Pameran seni ini bisa dikatakan sebagai salah satu event tahunan yang ditunggu-tunggu oleh para penikmat seni dan para netizen yang penasaran akan “seni”. Kenapa? Art Jog selalu konsisten diadakan setiap tahunnya dan pastinya membuat para pengunjung selalu menyediakan waktunya tiap tahun untuk datang ke acara ini. Sudah sembilan kali diadakan dengan nama baru, berikut tema acara Art Jog dari 2010 – 2017 :

  1. 2010 – The Strategis of being
  2. 2011
  3. 2012 – Looking East, A Gaze Upon Indonesian Contemporary Art
  4. 2013 – Maritime Culture
  5. 2014 – Legacies of Power
  6. 2015 – Infinity in Flux
  7. 2016 – Universal Influence
  8. 2017 – Changing Perspective

Saya pribadi tahu Art Jog pada tahun 2017 karena pada tahun itu saya mulai mengenal dunia fotografi dan merasa kagum dengan explore instagram saya yang dipenuhi dengan penampakan-penampakan karya seni rupa kontemporer yang dipamerkan pada event tahunan ini. Namun, di tahun 2017 saya tidak sempat menghadiri acara Art Jog yang bertemakan Changing Perspective tersebut. Sehingga saya memantapkan niat saya untuk datang di Art Jog 2018 tahun ini, meskipun semua serba mendadak.

Art Jog 2018 – Enlightenment

Di tahun 2018, Art Jog kembali diselenggarakan dengan tema Enlightenment atau Pencerahan. Bertempat di Jogja National Museum (2 km dari pusat kota Yogyakarta), Art Jog 2018 berlangsung mulai dari 5 Mei – 4 Juni 2018. Dengan harga tiket masuk sebesar Rp 50.000,00, ratusan karya seni rupa dari 54 seniman visual dan 88 penampil ikut berpartisipasi dalam acara ini. Semua karya seni yang dipamerkan disebar dalam gedung dengan tiga lantai tersebut. Selain itu, Art Jog sangat peduli dan memperhatikan para seniman dan penikmat seni. Hal ini terbukti dengan adanya beberapa program andalan yang menjadi suatu bentuk apresiasi terhadap para seniman dan juga hiburan untuk para pengunjung. Program-program tersebut terbagi menjadi dua kategori yaitu main program dan fring program. Main progam diantaranya adalah art exhibition, commission works, young artist award, meet the artist, dan curatorial tour. Sedangkan untuk fringe program diantaranya adalah special performance, daily performance, dan merchandise project.

Peraturan di Art Jog 2018 – Enlightenment
Art Jog

Tata Tertib Art Jog 2018 | Sumber : instagram.com/artjog.id

Tentunya dalam setiap pameran seni memiliki tata tertib yang harus ditaati oleh para pengunjung. Hal ini bertujuan agar menjaga karya seni yang dipamerkan. Art Jog 2018 – Enlightment memiliki 10 tata tertib yang harus ditaati oleh para pengunjungnya, yaitu :

  1. Pengunjung tidak diperkenankan untuk memegang karya, kecuali karya yang dinyatakan berbeda, dan menjaga jarak dengan karya seni.
  2. Pengunjung tidak diperkenankan membawa tas ransel atau barang-barang lain yang berukuran besar ke dalam ruang pamer. Tas atau barang-barang lain dapat disimpan dalam kendaraan atau dapat disimpan di ruang penitipan barang.
  3. Pengunjung tidak diperkenankan untuk merokok di area ruang pamer.
  4. Pengunjung tidak diperkenankan membawa makanan dan minuman dan mengunyah permen karet ke dalam ruang pamer.
  5. Pengunjung tidak diperkenankan membawa hewan peliharaan ke dalam ruang pamer.
  6. Silahkan mengambil gambar tanpa menggunakan flash.
  7. Pengunjung tidak diperkenankan menggunakan monopod atau tripod dalam pegambilan gambar selama di ruang pamer.
  8. Anak-anak di bawah 12 tahun harus berada dalam pengawasan orang dewasa.
  9. Gedung tidak dilengkapi dengan fasilitas khusus bagi penyandang disabilitas.
  10. Pengunjung diharapkan agar selalu menjaga ketenangan selama mengelilingi ruang pamer.

Untuk peraturan di Art Jog 2018 bisa dibilang cukup ketat, namun Art Jog masih memperbolehkan pengunjungnya untuk mengambil gambar dengan menggunakan kamera profesional seperti DSLR ataupun mirrorless. So, terimakasih buat kamu yang sudah datang ke Art Jog dan mematuhi tata tertib tersebut. Jadilah pengunjung yang pintar dalam menikmati karya seni, bukan hanya sekedar ikut-ikutan euphoria belaka.

Foto dengan Karya seni yang dipamerkan di Art Jog 2018 – Enlightenment
Art Jog

Sea Remembers by Mulyana | Sumber : jajakarama.com

Art Jog

Apricots From Damascus by Atif Akin | Sumber : jajakarama.com

Art Jog

The Heart of Stone by Agung Tato Suryanto | Sumber : jajakarama.com

Art Jog

Social Synthesis by Franziska Fennert | Sumber : jajakarama.com

Art Jog

Feast by Arin Dwihartanto Sunaryo | Sumber : jajakarama.com

Art Jog

Smiling Angels from The Sky by Heri Dono | Sumber : jajakarama.com

Art Jog

Chinese God of War by Ichwan Noor | Sumber : jajakarama.com

Art Jog

Waiting in The Sky, Screaming Field of Sonic Love, & Happy Noise Terror by RM Soni Irawan | Sumber : jajakarama.com

Bertemu lagi di Art Jog 2019
Art Jog

Pintu Keluar | Sumber : jajakarama.com

Pada tanggal 4 Juni 2018 pun akhirnya Art Jog 2018 – Enlightenment resmi ditutup setelah diselenggarakan selama 32 hari penuh. Dengan lebih dari 60.000 pengunjung yang telah hadir menikmati keindahan karya seni kontemporer yang ditampilkan. Para pengunjung yang bukan hanya berdomisili di Yogyakarta pun merelakan diri untuk hadir di acara tahunan ini. Sederet tokoh ternama pun ikut hadir mulai dari pejabat hingga artis ternama di Indonesia.

Saya sendiri yang berdomisili di Tangerang merasa sangat puas dengan acara tahunan ini. Saya tidak menyesal dan rela duduk tegak di kereta ekonomi selama kurang lebih 9 jam untuk menuju Yogyakarta (Baca juga : Hotel Klasik Dengan Fasilitas Modern, Ayaartta Hotel Malioboro). Satu hal yang saya yakini bahwa para seniman dan penikmat seni lainnya pasti akan selalu menunggu diselenggarakannya Art Jog di tahun berikutnya. Karena datang ke Art Jog seperti sudah menjadi agenda wajib tahunan yang harus direalisasikan. Buat kamu yang berniat untuk datang ke Art Jog 2019, catat ya tanggalnya yaitu 25 Juli – 25 Agustus 2019. So, don’t miss it!

TAGS
RELATED POSTS
10 Comments
  1. Balas

    Kartini

    17 Juni 2018

    Wah aku aja yg ga begitu ngerti seni liatnya suka..

    • Balas

      admin

      18 Juni 2018

      Iya kak emang bagus-bagus banget. Dan bisa dinikmati sama semua kalangan karena kebanyakan karyanya emang gak butuh pemahaman yg mendalam untuk mengerti maknanya.

  2. Balas

    Ristiyanto

    18 Juni 2018

    Penikmat seni rupa pasti berkumpul di event ini. Yogya memang keren.

    • Balas

      admin

      18 Juni 2018

      Iya bang. Saya aja yg baru pertama kali dateng kesana gak nyesel dan pengen ke sana lagi tahun depan.

  3. Balas

    Yunita Tresnawati

    18 Juni 2018

    Ahh keren2 buanget ini, ga boleh ngelewatin event artjog tahun depan

    • Balas

      admin

      18 Juni 2018

      Iya kak yun. Emang keren banget dan banyak banget karya yang ditampilin di sana. Pasti gak nyesel.

  4. Balas

    Inez Dwijayanti

    20 Juni 2018

    Wow bagus banget karya seninya… Jauh jg yah…Saya pecinta seni jg.
    https://helloinez.com

    • Balas

      admin

      20 Juni 2018

      Iya kak inez, bagus-bagus + banyak banget kemarin. Jadi gak sabar nunggu tahun depan.

  5. Balas

    Antin Aprianti

    29 Juni 2018

    Fotonya keren-keren banget ram. Next postingan fotonya dikasih watermark ram, sayang kalo diakuin sama orang lain fotonya.

    • Balas

      Rama Murtaba

      30 Juni 2018

      Siaaaap kakak antin. Terimakasih untuk sarannya ya.

LEAVE A COMMENT

RAMA MURTABA
INDONESIA

Nama saya Rama, seorang melankolis yang sedang menggeluti hobi barunya dibidang fotografi dan travelling. Dengan web ini saya akan membagikan pengalaman saya yang dibagi dalam tiga kategori yaitu Jalan, Jajan, dan Kamar.

MY TWO CENTS

“The very basic core of a man’s living spirit is his passion for adventure. The joy of life comes from our encounters wi“The very basic core of a man’s living spirit is his passion for adventure. The joy of life comes from our encounters with new experiences, and hence there is no greater joy than to have an endlessly changing horizon, for each day to have a new and different sun”th new experiences, and hence there is no greater joy than to have an endlessly changing horizon, for each day to have a new and different sun”“The very basic core of a man’s living spirit is his passion for adventure. The joy of life comes from our encounters with new experiences, and hence there is no greater joy than to have an endlessly changing horizon, for each day to have a new and different sun”