Explore Semarang
Jalan

Explore Semarang Hari Ke-3 : Megahnya Arsitektur di Semarang

on
22 Juli 2018

Perjalanan explore semarang pun telah sampai di hari terakhir. Di hari ketiga ini, saya menjelajahi Kota Semarang dengan tiga teman saya yaitu Sari, Bayu, dan Indra. Karena perjalanan kali ini merupakan ide saya, oleh karena ini saya mengatur agar city tour ini dilakukan disaat pasukannya lengkap. Kamu pasti sudah bisa menebaknya, kemana kira-kira destinasi wisata yang akan saya kunjungi di hari terakhir ini. So, stay tune til the end of the word in this article yess!

Baca juga: Explore Semarang Hari Ke-1 : Menikmati Perbukitan Ambarawa

Bangunan seribu pintu dengan mitos horor, Lawang Sewu
Explore Semarang

Lawang Sewu | Sumber: jajakarama.com

Lawang Sewu merupakan salah satu gedung bersejarah Indonesia yang berlokasi di Kota Semarang, Jawa Tengah. Pada zaman dahulu, Lawang Sewu digunakan sebagai kantor dari Nederlands Indische Spoorweg Maatschappij (NIS). Waktu pembangunannya hanya membutuhkan waktu tiga tahun, yaitu 1904 – 1907. Untuk lokasinya sendiri, Lawang Sewu terletak di bundaran Tugu Muda yang dahulu dikenal dengan nama Wilhelminaplein.

Explore Semarang

Lawang Sewu dan 1000 pintu | Sumber: jajakarama.com

Baca juga: Explore Semarang Hari Ke-2: Wisata Religi di Kota Semarang

Kini bangunan ini memang lebih dikenal dengan sebutan Lawang Sewu yang merupakan pemberian dari masyarakat sekitar. Lawang yang berarti pintu dan Sewu yang berarti seribu, merupakan gambaran dari masyarakat sekitar mengenai bangunan ini. Bangunan ini memiliki pintu yang sangat banyak, ya meskipun jumlahnya tidak mencapai seribu. Tapi desain jendela yang berukuran tinggi dan lebar pun dianggap sebagai pintu oleh masyarakat sekitar. Tenang saja, meskipun pintunya sangat banyak, kamu tidak akan tersesat di dalam bangunan ini. Sedangkan untuk mitos kalau tempat ini horor, kamu yang percaya, lebih baik menghindari untuk datang ke tempat ini di malam hari.

Explore Semarang

Foto minimalis di Lawang Sewu | Sumber: jajakarama.com

Buat kamu yang sangat memperhatikan feed instagram, lokasi di Lawang Sewu sangat cocok untuk kamu jadikan sebagai lokasi berfoto. Foto dengan objek arsitektur, minimalis, ataupun human interest bisa kamu ambil di sini. Saya sendiri mengincar foto minimalis seperti dua foto di atas. Didominasi warna putih dan objek yang contrast dengan latarnya maka akan membuat feed instagram kamu lebih aesthetic. Saat ini, Lawang Sewu telah dijadikan sebagai konservasi dan revitalisasi oleh Unit Pelestarian benda dan bangunan bersejarah PT Kereta Api Persero.

Perjalanan lintas agama di Klenteng Sam Po Kong
Explore Semarang

Klenteng Sam Po Kong | Sumber: jajakarama.com

Destinasi wisata kedua di explore semarang hari ke-3 adalah Klenteng Sam Po Kong. Saya dan Bayu sempat ingin mengunjungi destinasi wisata ini di hari ke-2, namun akhirnya kami mengurungkan niat tersebut. Berlokasi di Jalan Simongan No. 129, Bongsari, Semarang Barat, membuat Klenteng Sam Po Kong dekat dengan Lawang Sewu. FYI, destinasi wisata yang ada di dalam Kota Semarang sangat banyak dan sangat dekat dari satu tempat ke tempat lainnya. Jadi, kamu bisa mengunjungi banyak lokasi dalam satu hari saja di Kota Semarang.

Explore Semarang

Bayu dan pintu gerbang di Klenteng Sam Po Kong | Sumber: jajakarama.com

Klenteng Gedung Batu Sam Po Kong (panjang ya namanya) adalah sebuah bangunan bekas tempat persinggahan dan pendaratan pertama salah satu Laksamana Tiongkok yang beragama Islam. Laksamana Tiongkok tersebut bernama Zheng He, beliau merupakan seorang kasim yang menjadi orang kepercayaan Kaisar Yongle (Kaisar ketiga dari Dinasti Ming). Bukti bahwa tempat ini merupakan bekas persinggahan beliau yang beragama muslim adalah karena ditemukannya kalimat “Marilah kita mengheningkan cipta dengan mendengarkan bacaan Al-Quran“. Saat ini, tempat tersebut dijadikan sebagai lokasi untuk melakukan sembahyang atau tempat peringatan dan pemujaan serta tempat untuk berziarah.

Explore Semarang

Rama dan Pintu Gerbang di Sam Po Kong | Sumber: jajakarama.com

Lagi dan lagi, buat kamu yang menyukai tempat dengan keindahan arsitektur di dalamnya, maka kamu wajib untuk mengunjungi Klenteng Sam Po Kong. Mata kamu akan dimanjakan dengan desain-desain yang sangat kental dengan budaya Cina sambil mempelajari kebudayaan yang ada. Saya sendiri tidak mau melewatkan momen ini karena memang Kota Semarang menjadi wishlist yang harus saya kunjungi sejak tahun 2017 lalu. Maka dari itu, saya mendadak jadi narsis dan “banci kamera” (padahal biasanya hanya mengambil foto orang lain saja).

Kota Tua bukan cuma ada di Jakarta saja lho, di Semarang juga ada
Explore Semarang

Gereja Blenduk | Sumber: jajakarama.com

Destinasi selanjutnya di hari terakhir explore semarang adalah eksplorasi bangunan-bangunan tua yang ada di Kota Lama Semarang. Yup, destinasi ini bisa dibilang adalah kota tuanya Semarang. Ada banyak tempat yang bisa kamu datangi di kawasan Kota Lama Semarang, seperti Gereja Blenduk, Stasiun Tawang, Taman Srigunting, 3D Trick Art Museum, Spiegel Bistro & Bar, dan Semarang Contemporary Art Gallery. Sedangkan buat kamu yang sangat suka berfoto ala vintage, kawasan Kota Lama Semarang sangat cocok buat kamu. Tapi, untuk mendapatkan spot foto yang eye catching, kamu harus pintar-pintar menyelinap ke gang-gang yang ada disana atau bahkan jangan malu untuk berfoto di tengah jalan dengan latar bangunan tua.

Explore Semarang

Bermain dengan bayangan | Sumber: jajakarama.com

Kawasan Kota Lama Semarang dijadikan sebagai pusat perdagangan pada abad 19 dan 20. Terdapat sebuah benteng yang bernama Benteng Vijhoek dan memiliki fungsi untuk mengamankan warga dan wilayahnya. Benteng ini memiliki beberapa pintu yang dihubungkan dengan jalan utama yang diberi nama Heeran Straat, saat ini dikenal dengan nama Jalan Let. Jen. Soeprapto. Salah satu pintu benteng yang masih ada sampai saat ini adalah Jembatan Berok atau dikenal dengan nama Dezuider Fort pada zamannya.

Explore Semarang

Semarang Contemporary Art Gallery | Sumber: jajakarama.com

Explore Semarang

Patung yang ada di Semarang Contemporary Art Gallery | Sumber: jajakarama.com

Destinasi yang ada di Kawasan Kota Lama Semarang lainnya adalah Semarang Contemporary Art Gallery. Art gallery yang satu ini tidak terletak di pinggir jalan utama, kamu harus masuk ke dalam gang di dekat Spiegel Bistro & Bar untuk bisa melihat tampak depan bangunan ini. Didirikan sejak tahun 2001, tempat ini memiliki misi untuk memperkenalkan karya seni kontemporer dari para seniman Asia terutama Indonesia. Sang pemilik galeri, Chris Dharmawan merupakan seorang kolektor dan filantropi seni. Beliau beranggapan bahwa pertemuan antara manusia, budaya, seni dan idealisme dalam satu ruang akan selalu menghasilkan keindahan bagi seluruh kehidupan manusia yang lengkap.

Kunjungi juga: Official Web Page Semarang Contemporary Art Gallery

Akhirnya explore semarang sampai juga di tujuan terakhir, Masjid Agung Jawa Tengah
Explore Semarang

Masjid Agung Jawa Tengah | Sumber: jajakarama.com

Akhirnya, perjalanan saya dan teman-teman di explore semarang kali ini telah tiba di destinasi terakhir sebelum kepulangan kami ke Jakarta yaitu Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Masjid Agung Jawa Tengah mulai dibangun sejak tahun 2001 dan di tahun 2006 pembangunannya selesai secara keseluruhan. Peresmian masjid ini dilakukan oleh presiden Susilo Bambang Yudoyono pada 14 Nopember 2006. MAJT didesain dengan gaya arsitektural campuran Jawa, Islam, dan Romawi. Ir. H. Ahmad Fanani adalah seorang arsitek yang berhasil memenangkan desain MAJT di tahun 2001. Memiliki atap berbentuk limas segiempat, MAJT memiliki ciri khas seperti bangunan jawa pada umumnya. Diujung limasnya terdapat sebuah kubah dengan ukuran 20 meter dan empat buah pilar yang berdiri tegak di sekelilingnya. Keempat pilar tersebut masing-masing berukuran 62 meter dan dilengkapi juga dengan sebuah menara terpisah dari bangunan utama masjid.

Explore Semarang

Menara di Masjid Agung Jawa Tengah | Sumber: jajakarama.com

Menara ini diberi nama Menara Asmaul Husna. Dengan membayar Rp 5.000/orang, kamu sudah bisa menaiki menara ini dan menyaksikan keindahan setiap sudut Kota Semarang dari ketinggian 99 meter. Menara ini beroperasi mulai pukul 08.00 sampai 21.00 waktu setempat. Selain Menara Asmaul Husna, di bagian tengah MAJT juga terdapat 25 pilar yang menyimbolkan 25 Nabi dan Rosul. Dengan sentuhan Romawi, pilar-pilar tersebut tampak seperti Koloseum Athena. Terdapat pula enam buah payung raksasa seperti yang ada di Masjid Nabawi pada bagian tengah menuju ke dalam bangunan MAJT.

Explore Semarang

Tampak dalam kubah MAJT | Sumber: jajakarama.com

Explore semarang pun selesai, saatnya kembali ke Jakarta

Tidak terasa tiga hari telah dilalui di Kota Semarang, banyak tempat yang telah dikunjungi selama berada di sini. Tapi, belum ada setengahnya lho guys. Jadi, kamu bisa membayangkan dong betapa banyaknya destiasi wisata yang ada di Kota Semarang ini. Saya pun belum mengunjungi pantai yang ada di Kota Semarang. Meskipun katanya tidak terlalu bagus pantainya, tapi tetap saja rasanya tidak enak kalau tidak membuktikannya sendiri. Berikut adalah total biaya yang dikeluarkan pada explore semarang di hari ketiga:

Explore Semarang

Rincian biaya pengeluaran | Sumber: jajakarama.com

TAGS
RELATED POSTS
82 Comments
  1. Balas

    Lala Yusuf

    22 Juli 2018

    Mas, main ke kota lama semarang juga enggak? Btw aku malah penasaran loh kalo ke Lawang Sewu malam-malam. Romantis pastinya hahaha.

    • Balas

      Rama Murtaba

      22 Juli 2018

      Ada kok itu di subheading ketiga saya menjelaskan mengenai Kota Lama Semarang. hahahaha
      Sama, saya juga penasaran mau datang ke Lawang Sewu di malam hari. kepo sama mitosnya juga.

  2. Balas

    achi hartoyo

    23 Juli 2018

    Weeew lumayan murah juga ya ekplore kota Semarang. Sayang gak liput kulinernya

    • Balas

      Rama Murtaba

      23 Juli 2018

      Iya mas achi, waktu itu jarang kulineran. Kayak tiap hari cuma 1 tempat doang tapi gak foto-foto karena udah kelaperan. Hahaha

  3. Balas

    Deny Oey

    23 Juli 2018

    Terakhir ke Lawang Sewu malem2 dan pas udah mau tutup, horornya bener2 berasa karena disana sepi dan gw cuman berdua doank.. 😅😅

    Kota tua Semarang kalo ditata dan dikelola dengan baik wisatanya sangat potensial, bahkan bisa sejajar dengan Malaka di Malaysia. Di kota lumpia sekarang juga sudah ada destinasi kekinian seperti Kampung Pelangi dan Kampung Batik.. 👍🏼

    • Balas

      Rama Murtaba

      23 Juli 2018

      Wahhh makasih cp hits buat infonya. Emang rencana mau balik lagi ke semarang karena masih banyak yang belum di datengin terutama pantainya.

  4. Balas

    Antin Aprianti

    23 Juli 2018

    Jadi rindu Semarang, terakhir ke Semarang karena dinas dari kantor jadi nggak terlalu eksplore banyak. Sepertinya seru eksplore Semarang gini, apalagi ditambah kulineran.

    Selalu suka foto-fotonya, keren-keren.

    • Balas

      Rama Murtaba

      24 Juli 2018

      Iya kak, waktu itu belum sempat kepikiran untuk bikin kategori kuliner. Jadinya gak ada foto-foto saat menyantap makanan di sana. Hiks

  5. Balas

    Tuty prihartiny

    23 Juli 2018

    Ada dua nih, dari kunjungan hari ketiga Kak Rama di Semarang yang belum saya kunjungi :comtemporary Art Gallery dan Mesjid Agung Jawa Tengah. Penasaran untuk eksplore galeri nya. Sepertinya bisa betah seharian di sana. Terimakasih informasinya menarik banget.

    • Balas

      Rama Murtaba

      24 Juli 2018

      Semarang Contemporary Art Gallery sebenernya kecil tempatnya mungkin bisa dibilang seukuran Gedung A galnas tapi versi 2 lantai. Karya yang dipamerkan cukup banyak kok tapinya jadi gak rugi juga ke sana.

  6. Balas

    elsalova

    23 Juli 2018

    kok aku ga fokus ya sama ceritanya. gagal fokus sama foto-fotonya. kece badaaai

    • Balas

      Rama Murtaba

      24 Juli 2018

      Whh jangan gagal fokus dong kak. Tetep harus fokus ke tulisannya. Foto kan hanya pemanis. Terimakasih lho kak.

  7. Balas

    Maya Nirmala Sari

    23 Juli 2018

    Saya pernah ke Lawang Sewu jam 1 dini hari. Suasananya keren loo, terasa auranya, megahnya, dan hal-hal unik yang ngga kelihatan kalau siang. Yang pasti recommended banget ke Lawang Sewu di malam hari.

    • Balas

      Rama Murtaba

      24 Juli 2018

      Boleh ya sampe tengah malem gitu ada di sana? Wahhh jadi pengen coba.

  8. Balas

    Maria Widjaja

    23 Juli 2018

    Aku selalu suka me,baca ulasan perjalanan Kak Rama. Sangat comprehensif. Job well done!

    • Balas

      Rama Murtaba

      24 Juli 2018

      Hehehe terimakasih kakak maria. Jadi makin semangat buat nulis lho ini saya.

  9. Balas

    Ristiyanto

    24 Juli 2018

    Gereja Blenduk yang sampai saat ini belum saya kunjungi. Padahal bangunan ini ngehits banget di Semarang.

    • Balas

      Rama Murtaba

      24 Juli 2018

      Sama, Mas. Saya juga cuma liat dari luar aja karena waktu itu hari minggu dan umat nasrani pada sembahyang.

  10. Balas

    Kelanakucom

    24 Juli 2018

    Suka banget sama foto-fotonya Mas. Bagus semua. Bolehlah ajarin fotografi. 😁

    • Balas

      Rama Murtaba

      24 Juli 2018

      Jangan hanya fokus ke fotonya dong kak. Tapi ke tulisannya juga. Foto kan hanya pemanis biar gak bosen pas bacanya. Anw, terimakasih untuk pujiannya ya.

  11. Balas

    Kartini

    24 Juli 2018

    aku belum pernah ke semarang, dilewatin terus. banyak tempat-tempat kece ya disana. tulisannya informatif banget, dijelasin sedetil2nya bagaimana keadaan disana dan biaya pengeluarannya. foto-fotonya juga keceh parah sih…

    • Balas

      Rama Murtaba

      24 Juli 2018

      Banyak banget kak. Ini aja rencananya mau balik lagi kesana dan eksplor tempat lain yang belum sempat didatengin. Terimakasih banyak juga untuk pujiannya lho. Jadi semangat buat nulis. Hehe

  12. Balas

    Amelia

    24 Juli 2018

    Keren kak foto-fotonya! Semarang emang gak pernah ada matinya. Selain bagunan yang kece dan bersejarah bagus buat foto, makanan di semarang juga enak-enak banget.

    • Balas

      Rama Murtaba

      24 Juli 2018

      Setujuuuu.gak ada abisnya kalau ngomongin destinasi wisatanya yang melimpah.

  13. Balas

    Iqbal

    24 Juli 2018

    Setiap ada tulisan semarang, mesti ada lawang sewu. Begitu kuatnya branding lawang sewu sama semarang ya

    • Balas

      Rama Murtaba

      24 Juli 2018

      Selain karena branding. Faktor lokasi juga sih bang kayaknya. Mengingat lawang sewu berada di pusat kota.

  14. Balas

    Puspa Harahap

    24 Juli 2018

    Foto bermain dengan bayangan lucu ka.. Haha
    Oh ya aku belum pernah sih ke lawang sewu. Di tulisan kaka bilang walaupun bnyk pintu tidak akan tersesat, bgmna tuh?

    • Balas

      Rama Murtaba

      24 Juli 2018

      Lucunya kenapa kak?
      Iya gak bakalan terserah karena pintunya hanya sebagai sekat pemisah dari satu lorong. Bukan labirint gitu kok.

  15. Balas

    fajar

    24 Juli 2018

    Semarang adalah kota yang cukup lengkap dalam hal keunikan arsitekturnya dan ditambah lagi dengan cukup banyaknya wisata kuliner

    • Balas

      Rama Murtaba

      24 Juli 2018

      Benar banget bang. Nyesel pas kemarin kulineran gak sempet ngereview karena belum kepikiran untuk konten kuliner.

  16. Balas

    Eka Rahmawati

    24 Juli 2018

    Mas Rama, foto2nya bagus2 deh. Ihh suka gemesss kalo liat orang bisa jepret foto hasilnya bikin orang lain yang liat jadi pengin ke tempat yg di potret. Heheeh. Kalo boleh tahu, pake kamera apa Mas, saat traveling ke Semarang kemarin?

  17. Balas

    Citra Rahman

    24 Juli 2018

    Yah aku belum ke dua tempat paling akhir dalam postingan di atas. Padahal penasaran banget sama masjidnya. Dan art gallerynya keknya bagus yah..

    • Balas

      Rama Murtaba

      24 Juli 2018

      Masjidnya bagus banget kak. Lain kali kalau ke semarang lagi harus kesana kak. Kece banget dah beneran.

  18. Balas

    Eka Rahmawati

    24 Juli 2018

    Mas Rama, fotonya bagus2 deh hehehe. Ngeliat fotonya, jadi bikin pengin ke tempat2 di atas. Heheeh. Btw, pas lagi jalan2 ke Semarang kalo boleh tahu pake kamera apa mas?

    • Balas

      Rama Murtaba

      24 Juli 2018

      Wahhh terimakasih kak untuk pujiannya. Masih belajar juga kok. Fokus sama tulisannya juga ya kak. Foto kan cuma pemanis aja biar gak bosen.
      Saya pakai Fuji X-A2 kak. #terfujilah hahaha

  19. Balas

    Taumy

    24 Juli 2018

    Lengkap sekali penjelasannya. Jadj rindu Semarang dan kembali ingin mencoba bawah tanah Lawang Sewu di tengah malam. Nuansanya kerasa, apalagi ketika lampu senter dimatikan. 😀

    • Balas

      Rama Murtaba

      24 Juli 2018

      Wahhh jadi penasaran buat kesana lagi.

  20. Balas

    Lisa Fransisca

    24 Juli 2018

    Wah, infonya lengkap banget sampai ada biaya perjalanannya juga. Aku beberapa kali ke Semarang, tapi belum pernah ke Semarang Contemporary Art Gallery. Sepertinya harus coba ke sana nih. Btw, foto-fotonya keren!

  21. Balas

    Lisa Fransisca

    24 Juli 2018

    Wah, infonya lengkap banget sampai ada biaya perjalanannya juga. Aku beberapa kali ke Semarang, tapi belum pernah ke Semarang Contemporary Art Gallery. Sepertinya harus coba ke sana nih. Btw, foto-fotonya keren deh.

    • Balas

      Rama Murtaba

      24 Juli 2018

      Harus ke sana kak kalau kakak termasuk penikmat seni. btw, terimakasih untuk pujiannya.

  22. Balas

    Dayu Anggoro

    24 Juli 2018

    Mantap bang, udah ada rencana odt semarang cuma belum terealisasi aja. Kayaknya untuk muter-muter Semarang ga bakal bikin kantong jebol nih setelah liat SC Bang Rama.

    • Balas

      Rama Murtaba

      24 Juli 2018

      Wah odt ke semarang bang? yakin gak capek? banyak lho destinasi wisatanya. senang jika bisa membantu.

  23. Balas

    Yunita Tresnawati

    24 Juli 2018

    Yang aku salut dari Rama ini tulisannya lengkap plus perkiraan biayanya juga sehingga bisa jadi acuan biaya kira-kira butuh biaya berapa. Seperti biasa foto-fotonya juga kece.

    • Balas

      Rama Murtaba

      24 Juli 2018

      terima kasih banyak kak yun sudah mampir. berkat kak yun juga kok ini. hehehe

  24. Balas

    Agusonpapers

    24 Juli 2018

    poto-potonya romantis suasananya, blognya juga rapih, tulisannya enak….keren banget daah pokoknya ini…meskipun pernah ada yang ngulas tentang lawang sewu, tapi ini nyaman banget untuk dibaca.

    • Balas

      Rama Murtaba

      24 Juli 2018

      wahh terimakasih banyak bang, masih harus banyak belajar lagi kok bang ini.

  25. Balas

    Nasa

    24 Juli 2018

    Bari tahu klo lawang sewu yg ngurus pt kai.

    • Balas

      Rama Murtaba

      24 Juli 2018

      ya begitulah, saya juga baru tahu pas kemarin ke sana karena ada beberapa pameran mengenai PT KAI.

  26. Balas

    airin

    24 Juli 2018

    sip.. lengkap banget. Biaya emang penting sekali buat di share

    • Balas

      Rama Murtaba

      24 Juli 2018

      hehe iya kak terimakasih sudah mampir.

  27. Balas

    Mutiara SWW

    24 Juli 2018

    Tulisan ini selain memanjakan mata, juga informatif banget. Bakalan balik baca postingan2 ini kalo mampir Semarang one day. Keep up the gud work Kak Rama 👍👍

    • Balas

      Rama Murtaba

      24 Juli 2018

      wahh terimakasih mbak muti. jadi makin semangat nih buat nulis dan membagikan pengalaman travellingnya.

  28. Balas

    Citra Rahman

    24 Juli 2018

    Dari daftar di atas, cuma dua paling akhir yang belum didatangi. Padahal penasaran pengen banget sama masjidnya. Di Lawang Sewu malah ga sempat hunting foto karena ada acara. 😀

    • Balas

      Rama Murtaba

      24 Juli 2018

      datang lagi kesana, banyak banget tempat wisata lain yang wajib dikunjungi juga selain yang sudah saya sebutkan selama 3 hari di semarang.

  29. Balas

    Wulan

    24 Juli 2018

    ihhh bagus banget sih kaaaa! Sumpah aku pengen banget eksplor kota semarang. Tahun lalu ke semarang cuma singgah doang, jalan-jalannya engga di kotanya malah ke umbul ponggok sama ke plaosan.

    Mau banget ke sam po kong, masjid agung, sama lawang sewu. Btw, pas masuk ke lawang sewu merasakan yang serem-serem ga? hahahhaa,, aku kepo banget nih.

    • Balas

      Rama Murtaba

      24 Juli 2018

      jadikan wishlist kak biar kesampaian dan diniatkan. saya juga gitu kok. dari tahun lalu dan akhirnya terwujud di tahun ini. saya malah belum ke umbul mukti karena sudah ke eling bening di hari pertama. next trip mau ke umbul mukti sih.

      hahaha gak ngerasain apa-apa kok. semua aman terkendali.

  30. Balas

    Achmadi

    24 Juli 2018

    Semua sudah pernah saya kunjungi kecuali Semarang Contemporary Art Gallery, semoga nanti bisa sempet kesana waktu pulang kampung.

    • Balas

      Rama Murtaba

      25 Juli 2018

      Wahhh enak banget kampungnya ya.

  31. Balas

    Inez

    25 Juli 2018

    Instagramable bgt fotonya bagus euyyy!
    Semoga ada waktu bisa kesana.
    Murah jg

    • Balas

      Rama Murtaba

      25 Juli 2018

      Terimakasih banyak kak inez. Hehe jadi makin semangat buat membagikan pengalaman.

  32. Balas

    Kontengaptek

    25 Juli 2018

    Mantap bener..
    Semarang dengan berbagai keindahannya, pengen rasanya ke semarang jalan jalan liat pemandangan alam disana..

    • Balas

      Rama Murtaba

      25 Juli 2018

      K esana bang, banyak banget tempat bagus yang bisa dikunjungi.

  33. Balas

    Nunik Utami

    25 Juli 2018

    Waah, aku belum pernah ke contemporary art galery. Kliatannya bagus. Objeknya juga bagus2 untuk difoto, ya. Kalau destinasi lainnya, udah pernah.

    • Balas

      Rama Murtaba

      25 Juli 2018

      Iya mbak, bagus banget emang waktu ke sana dan kebetulan lagi ada pameran.

  34. Balas

    Dewi Setyowati

    25 Juli 2018

    Masak aku orang kab Semarang tapi belum ke lawang sewu, hahaha..MAJT sih udah tapi belum terlalu bisa eksplore juga karena buru2 dan di sana pas rame banget ada acara. Harus dijelajahi lagi nih wilayah sendiri.heje..thanks rama liputannya..

    • Balas

      Rama Murtaba

      25 Juli 2018

      Jelajahi lagi mbak. Banyak banget yang bisa dieksplor soalnya di semarang.

  35. Balas

    Hayati

    25 Juli 2018

    Explore Semarang-nya seruu, tips ngambil foto yang ciamik buat diupload di instagram-nya juga boleh nih ditiru

    • Balas

      Rama Murtaba

      25 Juli 2018

      Hohoho kalau fotonya minimalis bisa banget kak buat ditiru. Harus pinter pinter melihat dari berbagai sudut pandang sih intinya. Terimakasih kak sudah mampir.

  36. Balas

    lenifey

    25 Juli 2018

    Ke semarang baru sempet ngunjungin sampookong sama lawang sewu. Pengen ke museum nya kayaknya seru. Sama ke masjid juga blm pernah. Mas rama bagus banget kalo ambil poto.

    • Balas

      Rama Murtaba

      25 Juli 2018

      hehe terimakasih buat pujiannya. art gallerynya ya kak maksudnya? iya bagus kok emang. dan kebetulan juga lagi ada pameran waktu itu.

  37. Balas

    Budi Setiadi

    25 Juli 2018

    Yah kok gak foto Al-qur’an yang besar banget sih? Katanya di Masjid Agung Jawa Tengah itu ada Al-qur’an raksaksa. Penasaran sama ukuran dan tulisannya.

    • Balas

      Rama Murtaba

      25 Juli 2018

      iya bang kemarin gak sempat buat eksplor MAJT terlalu banyak karena sudah terlalu mepet dengan pesawat pulang dan belum beli oleh-oleh. hahaha

  38. Balas

    Kalena Efris

    25 Juli 2018

    Belum pernah ke Semarang, dan kalo ke Semarang emang udah ngerencanain bakal ke Lawang Sewu. Tapi sekarang nambah satu destinasi lagi, Masjid Agung jawa Tengahnya. Abisnya banyak yang posting di ig tentang masjid itu, tapi aku ga pernah ngeh kalo itu di Semarang. Btw artikelmu lengkap dan jelas Ramaaa, ada rincian biaya juga, jadi aku punya gambaran biaya kalo kesana.

    • Balas

      Rama Murtaba

      25 Juli 2018

      Terimakasih Kal sudah mampir. banyak banget emang yang bisa dikunjungi di semarang sampai hal yang tidak terduga kalau itu ternyata di semarang pun ada. hahahaha

  39. Balas

    Diah Sally M

    25 Juli 2018

    Infonya meni lengkap euy. Oiya skill cekrek Mas Rama Keren banget. Hasil fotonya keren-keren 😊

    • Balas

      Rama Murtaba

      26 Juli 2018

      Hehe terimakasih kak sally. Jangan lupa untuk fokus ke tulisannya juga ya kak.

  40. Balas

    Putri Reno

    26 Juli 2018

    Saya belum pernah kesemarang. Tulisannya detail banget. Foto fotonya ok punya. Paling suka foto .. Foto minimalis di Lawang Sewu |

    • Balas

      Rama Murtaba

      26 Juli 2018

      Hihihi, terimakasih kak. Jangan lupa untuk fokus ke tulisannya juga ya karena foto hanya pemanis biar gak bosen sama tulisannya.

  41. Balas

    Ifa Mutia

    26 Juli 2018

    Saat ke Semarang saya hanya sempat ke mesjid Agung.
    Semoga bisa ke Semarang lagi dalam waktu dekat dan berkunjung ketempat wisata yang lainnya.
    Terima kasih racun eh infonya

    • Balas

      Rama Murtaba

      26 Juli 2018

      Hahahaha kenapa jd racun ya kak?? Gak enak ah. Enakan madu.

  42. Balas

    titi

    31 Juli 2018

    aku bolak-balik Semarang nggak pernah ke masjid agung donk. Kok keren ternyata ya, fotogenik juga lagi ih.

    • Balas

      Rama Murtaba

      1 Agustus 2018

      wahhh, nanti kalau ke semarang lagi wajib ke sana kak. lokasinya deket banget kok itu.

LEAVE A COMMENT

RAMA MURTABA
INDONESIA

Nama saya Rama, seorang melankolis yang sedang menggeluti hobi barunya dibidang fotografi dan travelling. Dengan web ini saya akan membagikan pengalaman saya yang dibagi dalam tiga kategori yaitu Jalan, Jajan, dan Kamar.

MY TWO CENTS

“The very basic core of a man’s living spirit is his passion for adventure. The joy of life comes from our encounters wi“The very basic core of a man’s living spirit is his passion for adventure. The joy of life comes from our encounters with new experiences, and hence there is no greater joy than to have an endlessly changing horizon, for each day to have a new and different sun”th new experiences, and hence there is no greater joy than to have an endlessly changing horizon, for each day to have a new and different sun”“The very basic core of a man’s living spirit is his passion for adventure. The joy of life comes from our encounters with new experiences, and hence there is no greater joy than to have an endlessly changing horizon, for each day to have a new and different sun”